Pare – Guna meningkatkan kemampuan percakapan berahasa Inggris (English Conversation) siswa, MTs Negeri 1 Grobogan kembali mengirimkan 100 siswa ke Pare Kediri Jawa Timur. Dikirimnya mereka ke Pare dimaksudkan untuk mengikuti kegiatan “Intensive English Program,” yaitu program Kursus Bahasa Inggris siswa secara intensive yang dilaksanakan di Kampung Inggris Pare Kediri. Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama 2 minggu yaitu tanggal 15 sampai dengan 30 Desember 2018.

Menurut Moh. Muchlis, selaku Kepala Madrasah, Program ini merupakan salah satu bagian dari program “Kelas Unggulan Bahasa” yang telah dibuka MTs Negeri 1 Grobogan pada Tahun Pelajaran 2018/2019. Kelas unggulan Bahasa adalah kelas yang memiliki unggulan dalam bidang Bahasa Asing yaitu Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Oleh karena itu, peserta didik yang duduk di kelas Unggulan Bahasa mendapatkan tambahan muatan kurikulum yaitu dengan memberi tambahan pembelajaran Percakapan dalam Bahasa Inggris (English Conversation) dan percakapan berbahasa Arab (Muhadatsah). Materi tambahan ini diberikan pada sore hari, yaitu jam 14.00 sd 15.30 WIB selama 4 hari dalam seminggu.

“Dengan mengirim siswa kelas unggulan Bahasa untuk mengikuti Training Bahasa Inggris ke Pare, diharapkan akan menjadi suplemen tambahan dan bekal dalam meningkatkan kemampuan percakapan berbahasa Inggris,” ungkap Edi Sutopo selaku penanggungjawab Program Kelas Unggulan Bahasa. Akan tetapi, ternyata yang mengikuti program ini ke Pare tidak hanya kelas yang duduk di Kelas Bahasa Saja, tetapi siswa dari kelas lain juga banyak yang berminat mengikuti program terseut. Selanjutnya sepulang dari Pare, mereka diarahkan untuk mengikuti kegiatan pengembangan diri “English Conversation” di madrasah yang akan dilaksanakan pada sore hari seminggu sekali. “Dengan demikian hasil mereka selama mengikuti training di Pare tidak akan hilang tetapi diharapkan akan semakin berkembang,” imbuhnya.

“Pelaksanaan Program ini sengaja dilakukan pada saat liburan Akhir Semester Gasal dimaksudkan agar tidak mengganggu jam efektif belajar siswa. Selain itu, juga berguna untuk mengisi liburan sekolah siswa dengan kegiatan positif dan bermanfaat sebagai bekal siswa nanti di kemudian hari.” demikian ungkap Moh. Muchlis selaku Kepala Madrasah. Peserta yang mengikuti program ini juga bersifat sukarela, hanya bagi yang berminat mengikuti dengan biaya mandiri dibantu dari pihak madrasah. Meskipun sukarela, tetapi ternyata siswa yang berminat cukup banyak. “Berdasarkan pantauan kami, mereka yang mengikuti kegiatan di Pare terlihat sangat antusias dan senang dalam mengikuti kegiatan training tersebut, “ tambah beliau.

Selamat untuk MTs N 1 Grobogan, semoga Program ini berjalan dengan lancar dan bermanfaat baik bagi peserta didik sendiri maupun bagi kemajuan madrasah. (Sis).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here